Senin, 18 Juni 2012

Venesia: Ada Cita dan Cinta


Jika di blog sebelumnya aku mengatakan kalau pacarku ingin sekali mengunjungi Spanyol (blog: Ada Apa Antara Pria dan Sepakbola?), beda denganku. Sejak dulu, aku ingin pergi mengunjungi sebuah kota yang terletak di negara tetangganya Spanyol:  Venesia. Aku amat jatuh cinta pada kota ini.

Venesia atau Venezia (Venice) adalah sebuah kota yang terletak di sebelah timur laut Italia. Kota ini unik karena terletak di tengah-tengah laguna, di ujung barat Laut Adriatik, sehingga ada yang menyebutnya ”Kota Air”. Panjang laguna sekitar 51 km dan lebarnya 14 km. Dengan luas wilayah 412 km2 dan populasi penduduk sekitar 272.660 jiwa (2009), Venesia terdiri dari 118 pulau-pulau kecil yang dipisahkan oleh sungai dan terhubung dengan kanal-kanal.
 
Kanal-kanal di kota Venesia















Sejarahnya, kota ini sudah ada antara abad kelima sampai ketujuh Masehi, pada waktu gelombang penyerbuan orang barbar menyapu dari utara, membakar rumah dan menjarah penduduk di daratan utama.
Orang-orang melarikan diri dari para penjarah, lalu banyak yang bersembunyi di pulau-pulau laguna yang sulit dijangkau tetapi lebih aman.
Kemudian pembangunan pertama di tempat ini dilakukan di atas fondasi tiang-tiang yang dipancangkan ke dalam lumpur dan diikat dengan anyaman ranting-ranting atau buluh.
Belakangan, orang-orang Venesia membangun rumah-rumah batu diatas fondasi ribuan tiang kayu.
Sementara itu, Kepulauan Rialto di Laguna itu, yang belakangan menjadi pusat kota, sering terendam air dan tidak cukup kuat ataupun cukup besar untuk menampung arus pemukim. Air harus dikeluarkan dari kepulauan itu dan daratan diperluas dengan menggunakan sistem reklamasi tanah yang primitif. Jadi, penduduknya menggali terusan untuk lintasan perahu mereka dan memperkuat kepulauan tersebut agar gedung-gedung yang lebih memadai dapat dibangun. Jembatan-jembatan dibangun di atas kanal-kanal untuk mempermudah para pejalan kaki melintas dari satu pulau ke pulau lain.
Oleh sebab itu, di Venesia hampir tidak ada jalan darat, semuanya di atas air, dengan alat transportasi utama adalah perahu. Namun, disana juga masih ada kereta, bus, juga ada rental mobil untuk para wisatawan.
 
 













Di seluruh dunia, Venesia terkenal sebagai destinasi wisata karena keindahan alam, arsitektur kuno, juga warisan seni budaya musik dan keseniannya yang kaya. Makanya Venesia termasuk dalam World Heritage Site. Selain sebagai kota wisata, Venesia juga dikenal sebagai kota industri. Peninggalan dari kemasyhuran kota dagang menjadikan Venesia sebagai salah satu tempat yang terkenal di tepi Laut Adriatik, hingga mendapat julukan ”The Queen of The Adriatic”.

Basilica di San Marco
Untuk mengelilingi kota yang dibangun dari pulau-pulau kecil itu, dapat digunakan vaporetto atau bus air dari pangkalan yang bernama Ferovia, tak jauh dari stasiun. Dari tempat ini pengunjung bisa mengelilingi sejumlah tempat di Venesia; misalnya San Marco, yakni sebuah tempat dengan bangunan-bangunan yang megah dan berumur ratusan tahun. Di sini terdapat Basilica Saint Mark, menara lonceng, dan tepian kanal yang indah dihiasi oleh kilauan sang surya di atas laguna yang hijau, semuanya menggugah inspirasi para seniman. 
Selain itu, di banyak istana, museum, dan gereja, terdapat lukisan-lukisan kreasi para seniman tersohor yang menarik untuk dicermati. Lalu ada pula Galeri Academica yang dibangun pada tahun 1750-an. Campo Santo Stefano dan Gereja San Moise, yakni sebuah gereja yang sangat terkenal karena kaya akan sejarah didalamnya, juga menjadi salah satu spot wisata yang menarik. 
Grand Canal
Bell Tower di Saint Mark
































Jembatan Rialto
Kata banyak orang nih (soalnya aku belum pernah ke sana), berkunjung ke Venesia bagaikan melangkah dua atau tiga ratus tahun ke masa silam. Kota ini mempunyai suasana tersendiri yang tak dimiliki kota-kota lain di negara manapun di dunia ini. Salah satunya adalah ketenangan. Lalu lintas jalan para pejalan kaki di lorong-lorong terpisah dari lalu lintas air, kecuali di jalan-jalan yang bersisihan dengan kanal atau di jembatan-jembatan batu melengkung yang khas.

 
Nah, yang paling menarik perhatianku dari kota ini adalah yang satu ini: di kanal-kanal tersebut beroperasi suatu perahu tradisional yang disebut gondola! Kita bisa naik gondola, menyusuri kanal, melintas di bawah Jembatan Rialto yang khas itu, sambil melihat kota yang teramat kaya akan pemandangan yang sangat indah dan megah bak lukisan. Hmm, that must be so  romantic
This is my dream! Gondola ride...

 

Pecinta kuliner pun tak perlu khawatir. Kafe-kafe terbuka yang selalu ramai pengunjung ada di alun-alun utama. Di tempat ini, wisatawan dapat menikmati minuman atau es krim gelato sambil mendengarkan alunan musik klasik dari sebuah orkestra kecil dan memandang ke sekeliling, suasana orang berlalu lalang tanpa kendaraan bermotor yang berseliweran.

Ingin shopping? Tentu saja ada! Banyak toko yang menawarkan suvenir terkenal dari kota itu. Jangan lupa membeli suvenir gelas kristal (wow!). Venesia, khususnya di pulau Murano, dikenal sebagai daerah penghasil suvenir kristal bermutu tinggi di Eropa dengan berbagai bentuk. Suvenir lain selain gelas kristal adalah kalung dan replika gondola.

Look at the beautiful Venice at night!
Rasanya ga salah kalau aku menjadikan kota kelahiran komposer Antonio Vivaldi ini sebagai tujuan wisata impianku. Kota yang maha indah dan lekat dengan keromantisan ini tak terlalu luas, jadi saran beberapa tour guide, dengan berjalan kaki saja kita dapat mengunjungi satu pulau ke pulau lain. Tak habis-habisnya membicarakan tempat-tempat menarik di Venesia. Museum, gereja, bangunan-bangunan klasik, jembatan dan kanal, semuanya indah, luar biasa mengagumkan dan mempunyai sejarah tersendiri! Oleh sebab itu, karena terlalu banyak tempat indah yang dapat dikunjungi, berwisata ke Venesia tak cukup jika hanya 1 hari. 

Sayangnya, kota di atas perairan ini kabarnya mengalami penurunan tanah yang menyebabkan terjadinya peninggian air sebanyak satu sampai dua milimeter pertahun, sehingga diperkirakan Venesia bakal tenggelam suatu saat nanti. Waduh, jangan dong! Tapi beberapa upaya terus dilakukan untuk menyelamatkan kota ini.
Walaupun demikian, impianku ga berubah, tetep harus menyiapkan tenaga dan biaya, someday I’ll go to Venice!!! 

Kamis, 31 Mei 2012

Dirgahayu Surabaya!


Dino iki, kutho Suroboyo ulang taun sing ke-719. Aku wes manggon nang Suroboyo 8 taun luwih, ket taun 2004, pas mlebu kuliah nang Unair. Dadi aku wes menyatu banget karo Suroboyo, rasane wes dadi omah kedua.

Suroboyo iku terkenal ”The Hotest City”, tapi yo gak masalah, justru iku senine urip nang kene. Mergo kutho gede, arep golek opo ae onok nang Suroboyo, mulai soko bisnis, pendidikan, fasilitas-fasilitas umum, kuliner, sampek hiburan. Tinggal milih ae, Rek!

Nah, lek krungu istilah BONEK, opo sing langsung onok nang pikiranmu? Pasti "Arek Suroboyo". Wong-wong kutho Suroboyo pancen unik-unik kok! Sek dalam rangka ulang taun’e Suroboyo, iki tak copy-paste'ne tulisan soko berbagai sumber. Asli kocak, iki nggambarne arek Suroboyo banget.

Ciri-cirine Arek Suroboyo nek ngomong iku khas banget, disebut’e Boso Suroboyoan,  gak onok sing madani, to the point, terbuka, tanpa tedeng aling-aling (bloko suto). Ini menunjukkan bahwa Arek Suroboyo terkenal sebagai masyarakat yang terbuka, ramah, apa adanya, dan sangat suka akan humor =D

# Arek Suroboyo lek tukaran mesti ngomong :
"Awas koen yo, delok'en molehmu!"
Lapo..? Ditraktir mangan ta..?

# Lek ngilokno uwong :
"Wuih, wenak koen suarane arek iki, kok gak mbecak ae?"

# Sing lanang, lek ngamuk langsung ngomong :
"Njaluk tak pancal'a ndasmu?!" Sepeda bek'e...

# Lek onok wedok'an ayu, endel, langsung dikomentari :
"Mbooook, mentolo tak gowo moleh ae!"

# Lek nyebut uaaakeh :
"Sak taek ndayak". Koyok ngerti2'o ae...

# Lek disindir karo koncone, langsung ngomong :
"Sakjane koen iku ngenyek, ta ngetrek-etrek?"

# Lek ngomong, ngarepe biasane ditambahi huruf U :
"Uaaakeh, ueeendel, ueeenak, uaaasssuu kok"

# Lek janjian :
"Wis teko endi koen..?"
---> Wes nang dalan iki, diluk maneh.
padahal sik nang omah...

# Lek mari di-iLokno, langsung mbales :
"Ndasmu, ndogmu, bapakmu"
Pokok'e sing onok mu-mu ne...

# Lek suwi gak ketemu konco, langsung ngomong :
"Wah sik urip ta koen, tak pikir wis pitung dinone"

# Lek irunge gatel trus kudu wahing, munine :
Ha..ha..ha..hancookkk..!!

# Lek onok wong pamer :
"Eh aku tuku mobil anyar iki," langsung dijawab :
"SOPO SING TAKOK??"

# Senengane muring-muring nggawe awalan "jam" :
Jamput, jambul, jambret, jambu, dst

# Lek ndelok wedok ayu, langsung ngomong :
"Cok, ayune... Bapak'e sunat nang ndi iku?"

# Lek onok koncone ngomong gak jelas, langsung disauti :
"Koen iku ngomong ta kemu?"

# Lek ngomong, mesti di'kei akhiran A :
"NdasmuA, matamuA, makmuA, mbokmuA"

# Lek krungu koncone ngomong banter, langsung disauti :
"Wuusss, sante ae jon, gak usah mbleyer"

Nah, mesem'o Cak, Ning... ^_^
Piye menurutmu? Bener opo gak??


Yo wes, pisan maneh, Met Ulang Tahun kutho Suroboyo.. Mugo-mugo dadi kutho sing luwih nyaman lan luwih sejahtera soko sakdurunge...
Akhir kata, gawe sing moco: sepurane yo aku nulis iki spontan, kesusu, soale posting'e kudu ditepakno ambek momen iki, dadi ga sempet golek data-data pendukung liyane.. (halah, koyok meh nggawe opo ae)
Hehehe.... :p

Senin, 23 April 2012

Diuji Oleh Sepatu


Aku dikaruniai Tuhan tubuh yang kecil, mungil, dan kata orang mukaku imut-imut. Ga heran tiap orang yang melihatku jadi sering ‘tertipu’ dengan umurku yang sebenarnya. Waktu SMP, dikira masih kelas 4 SD. Udah SMA, dibilang masih pantes pake seragam SMP. Eh, zaman kuliah sering disangka “Anak SMA nyasar dari mana nih?”
Begitu juga waktu masuk dunia kerja. Becandanya orang-orang, “Anak kecil kok udah kerja?” atau “Bisa-bisa ntar perusahaan dituntut gara-gara mempekerjakan anak di bawah umur”, atau “Udah punya pacar? Masih kecil ga boleh pacaran, lho...” dan seabrek becandaan lainnya. Whew!

Beberapa hari lalu aku dicegat seorang SPB (Sales Promotion Boy) di supermarket, lalu ditawari nyumbang untuk yayasan sosial tertentu.
“Mbak usianya berapa?” tanya si SPB.
“Dua-enam,” jawabku.
“Hah?” si SPB keceplosan. “Wah, saya kira masih 20-an lho, Mbak! Mukanya irit, ya?!” lanjutnya becanda lalu tertawa. Hahaha...
“Udah sering dibilang gitu, Mas,” aku guyoni si SPB.
Ya begitulah... Kalau dibecandain orang-orang pake kata “anak kecil”, aku udah kebal. Tapi lama-lama aku sebel juga kalau udah menyinggung fisik gitu, bagaimana pun juga, aku ga suka “dianak kecil-anak kecil-kan”!!!

Gara-gara fisik yang kecil, aku sering susah menemukan beberapa barang yang pas dengan ukuranku. Awalnya soal pakaian. Beli celana panjang yang di pinggangnya pas, tapi selalu motong di bagian bawah karena kepanjangan. Beli rok terusan, selalu mem-permak beberapa bagian. Tapi untungnya sekarang banyak toko baju yang berpihak pada pemilik tubuh mungil. Sejauh ini kalau soal atasan (baju/kaos), ga terlalu susah. Setelah mengobservasi diriku sendiri dan lingkungan, akhirnya aku mengambil kesimpulan kalau ukuran badanku ini nanggung: ukuran anak-anak yang paling besar kekecilan, tapi kalau ukuran dewasa yang paling kecil, kadang-kadang masih kebesaran. Hiyaaa...

Tapi ada satu barang yang aku paling susah nemu ukuran yang pas: sepatu!
Kalau nyari sepatu, haduh... aku bisa frustasi sendiri. Toko sepatu se-Surabaya didatangi, belum tentu nemu (beneran ini, ga lebay!). Tau kenapa? Karena ukuran sepatuku ga pasti, antara 35-36. Tau sendiri kalau sepatu cewek dewasa ukuran 35 itu amat sangat jarang sekali. Kebanyakan yang paling kecil adalah ukuran 36, dan kadang-kadang itu pun masih kebesaran di kakiku! Hadeew...  Lagipula ukuran satu merk dengan yang lain kan ga selalu sama. Jadi begitu ada yang cocok dan pas di kaki, sudah pasti aku beli. Tentu masih mempertimbangkan harga dan kecocokan hati juga lah... Pernah aku nemu satu sepatu yang bagus dan pas, tapi harganya 800 ribu-an. Hah, buat apa sepatu 800 ribu... Memang waktu itu dipajang di salah satu mall yang terkenal produk-produknya berharga mahal. Hehe...
Aku sering kecewa saat nyoba sepatu, nemu model yang bagus dan cocok, tapi ga jadi terbeli karena kendala ukurannya ga ada yang pas. Huh, sebel banget rasanya!
Saking frustasinya kalau mau beli sepatu, aku menghindari merk-merk tertentu yang pasti ga ada ukuran kecil (berdasarkan pengalaman). Jadinya aku memfokuskan tenaga untuk mencari sepatu dari merk lain yang sekiranya ada ukuran kecil. Untungnya ada beberapa merk sepatu yang punya ukuran kecil, jadi aku selalu memprioritaskan cari sepatu merk Connexion atau Vicari.

Jadinya sekarang aku cuma punya 4 sepatu: dua high heels untuk ke kantor (gantian) dan dua sepatu flat, ditambah 2 sandal biasa, dan 2 sandal jepit. Menurutku itu ga banyak, setuju kan? Hehe... Untungnya sepatu dan sandal yang aku punya sekarang cukup awet dan nyaman dipakai.

Suatu hari, aku jalan-jalan dengan pacarku ke salah satu mall, dengan tujuan utama: cari sepatu! Soalnya sepatuku untuk ke kantor udah mulai sedikit bermasalah, jadi sebelum jadi masalah beneran, lebih baik aku menyiapkan cadangan. Setiap kali mau beli sepatu, aku selalu berdoa, “ya Tuhan, semoga ada yang cocok dan pas di kaki, amin.” Harus optimis!

Udah muter-muter dan mencoba-coba, tapi ternyata belum nemu yang sreg dan ada ukurannya (lagi!). Dalam keadaan capek dan hampir menangis, aku bilang, “Aku benci sama kakiku!”
Pacarku langsung menegur, “Heh, ga boleh bilang gitu, kok ga bersyukur...”
Oiya, aku sadar, memang kakiku diciptakan Tuhan dengan ukuran segini, tapi masa ga bisa nambah panjang dikiiitt aja?? Soalnya mending kalau kebesarannya mencolok gitu, lha kadang-kadang cuma kebesaran satu-dua sentimeter aja! Heuuh, cabe deh... =__=’
Lalu pacarku komentar, “Lha kalau kebanyakan milih ya susah...”
Aku tau dia ga bermaksud menyindir, tapi lalu aku merenungkan kata-katanya. Bener juga, saat ini pertimbangan utamaku saat milih sepatu adalah model, lalu ukuran, dan terakhir harga. Bisa dibilang mungkin karena terlalu milih sepatu model tertentu, aku jadi ga melihat sepatu model lain yang sebenernya ga kalah bagus dengan yang aku inginkan. Jadi kemungkinan dapetnya juga lebih sedikit.
Memang, kalau kita berhasil mendapatkan sesuatu sesuai dengan yang kita inginkan, kepuasannya terasa banget. Dalam hal ini, pakai sepatu yang sreg di hati dan nyaman, bisa meningkatkan percaya diri dan mendongkrak penampilan.
Rupanya sepatu ini benar-benar menguji kesabaran dan perjuanganku.
Tapi pencarianku belum berakhir, aku masih harus beli sepatu nih!
Adakah referensi beli sepatu yang ada ukuran kecil dimana yaa???

Rabu, 07 Maret 2012

Makanan Sehat VS Makanan Sampah

Beberapa hari lalu, aku dapat kabar dari Mamaku kalau saudara sepupuku sedang dirawat di rumah sakit karena ada masalah di perutnya. Cerita Mamaku, awalnya sepupuku itu merasa perutnya kaku dan sakit banget. Setelah diperiksakan di rumah sakit, ternyata di dalam perutnya itu penuh air dan ada semacam sel atau mungkin kista yang dapat menyebabkan kanker, oleh sebab itu harus segera dioperasi.

Jadi ga nunggu waktu lama, sepupuku itu segera dibawa ke Singapura untuk dioperasi ~ aku heran: kenapa harus ke Singapura ya???~
Lewat kejadian itu, aku berpikir, apa yang menyebabkan ada sel atau mungkin kista di perut sepupuku itu? Padahal sepupuku itu masih muda, umurnya baru 20 tahun, belum menikah, masih kuliah. Aku memang ga tau apa penyebabnya, tapi aku berspekulasi apa mungkin karena pengaruh makanan? Soalnya sepupuku itu nge-kost di dekat kampusnya. Tau sendiri gimana kebiasaan makan anak kost, kebanyakan serba instan, atau goreng-gorengan, dan jam makan jadi ga beraturan...

Terlepas dari apakah pengaruh makanan yang menyebabkan sepupuku sakit, memang kita harus menjaga apa yang kita masukkan ke tubuh, pastinya kan demi kesehatan...
Nah, aku pernah baca info dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) tentang makanan yang terbaik dan makanan yang terburuk. Pada symposium ke-113, WHO membahas makanan, olah raga, dan kebiasaan hidup strategi baru kesehatan global. Strategi baru tersebut mengemukakan bahwa pola makan yang tidak sehat merupakan penyebab utama timbulnya bermacam macam penyakit non infeksi (tidak menular) termasuk beberapa jenis kanker.
WHO merekomendasikan golongan makanan yang terbaik, yaitu:
1. Buah Terbaik
Urutan buah terbaik adalah pepaya, strawberry, orange, jeruk kupas, kiwi, mangga, plum, kesemek, dan semangka.
2. Sayur Terbaik
Ketela kuning kaya kandungan vitamin dan juga zat antikanker, disusul oleh asparagus, selada, brokoli, seledri, terong, bit, wortel, dan sawi putih.
3. Daging terbaik
Struktur daging angsa mirip dengan minyak zaitun, bermanfaat untuk jantung. Daging angsa mendapat predikat sebagai sumber protein terbaik.
4. Makanan tersehat untuk proteksi otak
Antara lain Pocai (soinancia oleracea), kucai, labu merah, onion, kembang kol, kacang polong, tomat, wortel, sawi putih kecil, daun bawang, seledri, kacang tanah, jambu mente, biji tusam, biji apricot, kedelai.
5. Tim atau Sup Terbaik
Adalah tim ayam, terutama tim ayam betina karena dapat mencegah flu, radang tenggorokan, sesuai untuk konsumsi baik di musim dingin maupun musim panas.
 
Berikutnya, ini adalah 10 macam makanan sampah (Junk Food) yang diumumkan WHO:
1. Makanan Gorengan
Golongan makanan ini kandungan kalorinya tinggi, kandungan lemak/minyak, dan oksidanya juga tinggi. Bila dikonsumsi secara regular dapat menyebabkan kegemukan, hyperlipitdema, dan jantung koroner. Dalam proses menggoreng sering terjadi banyak zat karsiogenik (racun), dan telah terbukti bahwa kecenderungan kanker bagi mereka yang mengkonsumsi makanan gorengan jauh lebih tinggi daripada yang tidak / sedikit mengkonsumsi makanan gorengan.
2. Makanan Kalengan
Baik yang berupa buah atau daging. Mengapa tidak sehat? Karena  kandungan gizinya sudah banyak dirusak, terlebih kandungan vitaminnya hampir seluruhnya rusak. Kandungan proteinnya telah mengalami perubahan sifat hingga penyerapannya diperlambat. Nilai gizinya jauh berkurang. Selain itu banyak buah kalengan berkadar gula tinggi dan diasup ke tubuh dalam bentuk cair sehingga penyerapannya sangat cepat. Dalam waktu singkat, dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat, memberatkan beban pankreas, dan bersamaan dengan tingginya kalori, dapat menyebabkan obesitas.
3. Makanan Asinan
Dalam proses pengasinan dibutuhkan penambahan garam secara signifikan, mengakibatkan kandungan garam makanan tersebut melewati batas, jadi menambah beban ginjal saat memprosesnya. Akibatnya, bahaya hipertensi. Terlebih pada proses pengasinan sering ditambahkan amonium nitrit yang menyebabkan peningkatan bahaya kanker hidung dan tenggorokan. Kadar garam tinggi dapat merusak selaput lendir lambung dan usus.
4. Makanan Daging yang Diproses
Contohnya ham, sosis, dll. Makanan golongan tersebut mengandung garam nitrit cukup tinggi yang dapat menyebabkan kanker, juga mengandung pengawet, pewarna, dll yang memberatkan beban hati / hepar. Mengkonsumsi dalam jumlah besar dapat mengguncangkan tekanan darah dan memberatkan kerja ginjal.
5. Makanan dari Daging Berlemak dan Jerohan
Walaupun makan ini mengandung protein yang baik, vitamin, dan mineral, tapi daging berlemak dan jerohan mengandung lemak jenuh dan kolestrol yang sudah divonis sebagai pencetus penyakit jantung. Makan jerohan binatang dalam jumlah banyak dan waktu lama dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan tumor ganas (kanker usus besar), kanker payudara, dll.
6. Olahan Keju
Sering mengkonsumsi olahan keju dapat menyebabkan penambahan berat badan hingga gula darah meninggu. Mengkonsumsi cake / kue keju bertelur menyebabkan kurang gairah makan. Konsumsi makanan berkadar lemak dan gula tinggi sering mengakibatkan pengosongan perut. Banyak kasus terjadinya hyperaciditas (pengeluaran asam lambung berlebihan) dan rasa terbakar.
7. Mie Instan
Makanan ini tergolong makanan tinggi garam, serta miskin vitamin dan mineral. Kadar garam tinggi menyebabkan beratnya beban ginjal, meningkatkan tekanan darah, dan mengandung trans lipid, memberatkan beban pembuluh darah jantung.
8. Makanan yang Dipanggang / Dibakar
Mengandung zat penyebab kanker.
9. Sajian Manis Beku
Contohnya adalah es krim, cake beku, dll. Golongan ini punya 3 masalah karena mengandung banyak mentega yang menyebabkan obesitas, kadar gula tinggi mengurangi nafsu makan, juga karena temperaturnya rendah sehingga mempengaruhi usus.
10. Manisan Kering
Mengandung garam nitrat. Di dalam tubuh, zat ini dapat bergabung dengan ammonium dan menghasilkan zat karsiogenik. Selain itu, mengandung esen segai tambahan yang merusak hepar dan organ lain, juga mengandung garam tinggi yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan memberatkan kerja ginjal.

Setelah tau info itu, sekarang aku jadi lebih selektif terhadap makanan. Mengonsumsi junk food memang ga dilarang kok, semua tergantung masing-masing orang. Sekali-kali aku masih makan ayam+kentang goreng fast food, es krim (~that’s my favourite!!!~), atau roti-roti manis; tapi kalau pas kepengen aja. Untungnya dari dulu aku ga suka jerohan, asinan, manisan, makanan kaleng, dan mie instan; walaupun kata orang mie instan, sarden, dan kornet adalah makanan para anak kost (seperti saya)... Haha :D
Pada dasarnya sih, tubuh yang sehat harus kita upayakan ga hanya dari apa yang kita makan aja; tapi juga harus diimbangi juga dengan olahraga, istirahat, ibadah, dan sebagainya. Jadi inget slogan ”Men sana in corporesano”, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat!
"junk food"

Kamis, 23 Februari 2012

Jangan Takut Menikah!


Februari adalah bulan penuh cinta. Ungkapan itu ada tentunya karena tanggal 14 Februari, dimana orang di seluruh dunia merayakan Valentine Day, Hari Kasih Sayang. Agaknya hal itu memang masih dipercaya kebanyakan orang sih.. Buktinya dalam bulan ini, 3 minggu berturut-turut aku dapat undangan pernikahan dari teman. Wah, pengeluaran tak terduga ini. Haha...
Ngomongin soal pernikahan, memang teman seumuranku udah banyak yang menikah di tahun kemarin, dan prediksiku di tahun ini juga. Kadang aku ditanya juga: kapan nikah? Wah, nanti dulu ya... Pasangannya masih diuji coba nih, memenuhi syarat atau ga... Hehehe...

Pernikahan memang ga cukup melihat dari segi fisik (termasuk usia) yang dipandang orang ”udah pantes nikah”. Enak aja teman bilang, ”Jangan kebanyakan seleksi, ingat umur udah 26. Mau nikah umur berapa?” Lho, kan banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum memutuskan untuk menikah, yang paling utama dari segi kesiapan mental dong...
Aku suka baca artikel-artikel tentang persiapan pernikahan. Namanya juga pengen menikah. Hehe... Sayangnya aku lupa ini diucapkan oleh siapa dan di media mana, jadi maaf kalau ga mencantumkan sumbernya. Jadi begini, setidaknya ada 3 poin yang harus dipersiapkan oleh pasangan yang bermaksud mengucapkan ikrar untuk hidup bersama.
Ketika dua insan bermaksud memasuki gerbang pernikahan, mereka harus tahu dan paham, bahwa manusia itu berubah. Pernikahan itu ibarat sebuah paket. Dalam paket tersebut, terdapat dua manusia. Kedua manusia ini bisa berubah, karenanya di dalam pernikahan akan selalu ada hal baru yang harus dikejar. Jadi, sebelum memasuki jenjang pernikahan, masing-masing pasangan harus mengetahui pola perubahan masing-masing.
Kalau yang satu berubahnya cepat, sementara yang satu mandek, bisa akan ada masalah. Namun, ketika keduanya sudah saling sadar, harus mau saling bantu. Yang berubahnya cepat itu harus mengajak pasangannya untuk belajar dan mencoba mengerti. Jangan lupa untuk mengikuti perkembangan masing-masing. Hal ini menjadi penting, karena ketika terjadi jeda dan masing-masing berkembang dengan keadaan yang berbeda, ga heran akan ada perbedaan persepsi dan pola pikir. Misal, si suami bekerja di dunia yang membuatnya harus bertemu banyak orang, ia akan berkembang dan pola pikirnya pun sedikit-sedikit berubah. Sementara, jika si istri ga mau berusaha untuk keep up dengan perkembangan suami, maka akan sulit untuk bisa mengimbangi, apalagi jika si suami pun ga mengajak si istri untuk belajar.
Selain mengenai perubahan, pasangan yang ingin naik ke pelaminan harus menyadari, bahwa setelah hari pernikahan, gaya hidup pun berubah. Yang tadinya terbiasa sendiri, kini segalanya harus dibagi dengan orang lain. Mau saling berbagi adalah satu poin tersendiri. Kebiasaan yang tiba-tiba berubah biasanya bisa menjadi batu sandungan untuk sebagian orang. Keharusan untuk berbagi ini seringkali menjadi penyebab perpecahan rumah tangga.
Kalau kita bertanya, mengapa saat ini banyak terjadi perpecahan dalam pernikahan? Sementara mengapa di zaman dulu, perceraian sangat jarang terjadi? Karena di zaman dulu orang ga ada yang berpikir mengenai perceraian. Yang ada, bagaimana supaya pernikahannya bisa terus berjalan dan memperbaikinya. Ketika kita berbentrokan dengan masalah keluarga, yang terpenting adalah menurunkan ego masing-masing. Kalau belum bisa ditemukan jalan tengahnya, carilah penengah yang bisa memberikan opini obyektif. Begitu pula, biasanya terjadi pertengkaran saat perencanaan pernikahan, terjadi beda pendapat, oleh karena itu penggunaan jasa perencana pernikahan bisa membantu menengahi.
Mengenai persiapan mental dan psikologis menjelang pernikahan, terdapat 3 poin penting yang perlu diketahui pasangan sebelum menginjakkan kaki ke pelaminan dan menukar cincin tanda janji, yakni:
1. Jangan takut akan pernikahan. Sebaiknya sebelum melangkah ke pernikahan, kenali sisi baik dan buruk masing-masing. Karena setelah memasuki pernikahan, akan makin terlihat sifat-sifat yang tadinya tertutup. Jujur akan segala hal dengan pasangan adalah kunci  jika ingin pernikahan berhasil.
2. Siapkan diri. Tanya dengan diri sendiri, sudah siapkah untuk berbagi segala hal dengan si pasangan? Siapkah untuk maju bersama? Karena untuk bisa maju bersama, butuh upaya dan kerja keras, karena si pasangan ga memiliki pola pikir yang sama dengan kita, perlu kesabaran dan tenaga ekstra untuk mau menyamakan visi.
3. Jangan takut perubahan. Perilaku seseorang bisa diubah. Perilaku bukanlah gen yang ga bisa diubah. Jadi, ketika kita harus berubah untuk bisa keep up dengan pasangan yang berubah, begitu juga si dia.
Jangan ketinggalan pula untuk bisa menjaga ucapan. Karena apa yang terucap adalah doa. Ketika kita berpikir atau terucap kata pisah, maka yang ada dalam pikiran kita adalah hal itu sebagai titik akhir.
Kalau nasehat dari orang tua, waktu pacaran bukalah mata lebar-lebar; untuk mengetahui pribadi calon pasangan kita, termasuk ga menutup kemungkinan untuk mencari pribadi lain yang lebih tepat dengan diri kita. Tapi ketika sudah menikah, tutuplah mata rapat-rapat, karena kita harus menerima pribadi yang telah kita pilih sendiri, baik maupun buruknya dia. Dalam hal ini, ingat poin yang menunjukkan tentang penurunan ego demi mengurai konflik yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan.
Nah, bagaimana menurut Anda, setuju dengan pendapat ini?
  

Selasa, 14 Februari 2012

Mencintai

 Bila mata adalah cerminan jiwa, bukankah tak heran apabila mata dan pandangannya menjadi ungkapan cinta?
Orang yang mencinta memiliki pikiran yang penuh bunga mawar: kenangan akan masa-masa yang indah, mengesankan, dan menyentuh.
Orang yang jatuh cinta menyadari suatu keberadaan yang positif, dan memimpikan suatu masa depan yang cerah.
Cinta dapat menjadikan pikiran jernih, kreatif, dan penuh dengan fantasi yang indah dan menyenangkan, karena cinta membuat orang mengarungi lautan antara fantasi dan kenyataan.
Apa artinya waktu bagi hati yang sedang dilanda cinta, apabila satu detik terasa abadi dan satu tahun terasa sejam? Cinta memberi impian nyata kepada manusia. Impian yang dapat dicapai dan terus menerus diperjuangkan menjadi suatu kenyataan.
Cinta itu saling meneguhkan. Cinta adalah bentuk peneguhan yang paling indah.
Mencinta adalah suatu keberanian. Keberanian untuk semakin berkembang sehingga hidup tak terasa sia-sia.
Milikilah hidup yang bermakna ganda: hidup yang sedang mekar dan memekarkan hidup orang lain!

Mencintai...

Bukanlah bagaimana kita melupakan,
                melainkan bagaimana kita memaafkan...
Bukan bagaimana kita mendengarkan,
                melainkan bagaimana kita mengerti...
Bukan apa yang kita lihat,
                melainkan apa yang kita rasakan...
Bukan bagaimana kita melepaskan,
                melainkan bagaimana kita berjuang...
Memang seringkali orang yang paling kita cintai justru adalah orang yang paling menyakiti hati kita...

Belajar untuk mencintai dan menikmati dicintai, tapi jangan pernah mengharapkan orang lain mencintai diri kita dengan cara dan sebanyak yang sudah kita berikan kepadanya...

Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka kita akan menemukan hidup yang terasa lebih indah.

Happy Valentine Day! Selamat mencinta dan hidup dalam cinta...


~~diambil dari berbagai sumber~~

Sabtu, 11 Februari 2012

Ada Apa Antara Pria dan Sepakbola?


Suatu hari, pacarku mengeluarkan statement yang cukup menarik. ”Di dunia ini, ada 3 hal yang aku prioritaskan.”
”Apa itu?” tanyaku.
Dia jawab, ”Satu, Tuhan. Dua, kamu. Tiga, Real Madrid.”
Spontan aku tertawa mendengarnya. ”Haaah? Real Madrid juga?”
”Iya donk!” Dia tersenyum bangga.
Aku tau pacarku sangat maniak dengan sepakbola, khususnya Real Madrid, tim kesayangannya. Sebenarnya dari SMP aku juga suka sepakbola, sampai sekarang pun masih sering nonton. Tapi ya aku ga semaniak dia kalau nonton atau mengikuti berita tentang sepakbola.
Sebagian besar wanita mungkin bertanya-tanya mengapa pria sangat menggilai sepak bola. Pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apa sih serunya menyaksikan 22 pria berlarian di lapangan mengejar 1 bola?” atau “Mengapa wajib begadang semalam suntuk untuk menyaksikan tim itu bertanding?”. Apalagi kalau sampai tim kesayangannya gagal menang, pria bisa uring-uringan seharian, termasuk pacarku juga gitu. Awalnya aku juga berpikir gitu, tapi setelah mencoba nonton, ternyata sepakbola itu seru, lho! Hehehe...
Eh, ternyata aku menemukan artikel dari Kompas.com yang dapat menjawab pertanyaanku, juga mungkin pertanyaan sebagian wanita tentang hubungan antara pria dan sepakbola. Begini katanya:

Pria ingin jadi yang terbaik
Bahkan sejak masih kecil pun laki-laki sudah memiliki sifat kompetitif. Baik saat bertanding di lapangan olahraga atau saat bermain dengan teman-temannya. Mengapa? Karena mereka menyukai perasaan menjadi seorang pemenang dan tak ada yang bisa menyamai dirinya. Nah, begitu pula ketika menyangkut pasangan Anda. Ia merasa menjadi pemain ke-12 di lapangan ketika tim kesayangannya sedang bertanding. Adalah hal yang umum jika tiba-tiba ia mengenakan kostum tim kebanggaannya itu (bahkan saat ia menonton sendiri di rumah). Jika pasangan Anda adalah termasuk fans berat, tak ada salahnya untuk mendampingi si dia saat timnya bertanding. Atau setidaknya selalu mendengar hasil akhirnya. Karena, untuk sebagian fans, adalah hal yang sangat menyakitkan ketika timnya gagal (entah itu kalah bertanding, pemain terbaiknya kena kartu merah, atau pelatihnya dipecat). Ia akan membutuhkan dukungan dan teman untuk berbagi, sama seperti kita, para wanita yang butuh penghiburan saat sepatu incaran kita yang hanya ada 1 ternyata sudah dibeli orang lain.

Semacam bentuk terapi
Ketika pria melihat pria lain beradu kepala dan tubuh hingga terjatuh-jatuh, ia melihat suatu hal yang berbeda. Mungkin bagi wanita tindakan tersebut sangat menyakitkan dan tidak menyenangkan untuk dilihat. Namun bagi pria, ia mengasosiasikannya dengan keadaan yang sedang ia hadapi di kantor, dengan teman, dengan keluarga, bahkan dengan Anda. Ketika pemain kesayangannya bisa menghadapi “tantangan” untuk beradu badan dengan pria bertubuh kekar di hadapannya, ia pun pasti bisa menghadapi tantangan yang ia miliki di kehidupannya. Jadi, anggap saja menonton sepak bola menjadi semacam terapi untuknya menghadapi hidup, sama seperti Anda saat membaca buku pengayaan diri (self improvement).

Ia ingin didengar
Pernah melihat si dia berlagak bak pelatih saat menonton sepak bola? Misal, “Ayo, Owen, kamu pasti bisa!” atau “Astaga, Ronaldo, kenapa lewat situ?” dan sebagainya. Alasannya sederhana, karena ia ingin didengar. Tugas pelatih adalah untuk “mendesain” langkah permainan dan para pemain mengikuti petunjuknya. Siapa yang lari ke arah mana, siapa yang melempar ke siapa, dan sebagainya. Secara turun-temurun, pelatih dikenal sebagai orang yang sangat berwibawa dan hebat dalam berbicara. Sosok pelatih seringkali diasosiasikan sebagai pribadi yang amat hebat, karena profesi ini harus bisa menjadi motivator, ayah, sahabat, diktator, dan sebagainya dalam waktu bersamaan.
Ketika menyaksikan pertandingan, ia akan menduga-duga apa yang akan dilakukan para pemain, dan mempertanyakan apa yang salah jika timnya kalah. Jika Anda ingin mendorong semangat dan membuatnya merasa hebat, cobalah bertanya padanya (tentu pada saat jeda iklan). Coba tanyakan arti istilah-istilah dalam persepakbolaan, atau tentang seputar pertandingan yang berlangsung. Ia akan merasa senang untuk bisa menjelaskan tentang hal ini kepada orang lain, karena ternyata ada orang yang mau mendengarnya.

Ia suka aksi seru
Seorang rekan Kompas.com mengatakan, “Sepak bola itu lebih menyenangkan kalau kita punya tim yang kita jagokan.” Anda tentu akan menjadi sangat fokus menyaksikan pertandingan ketika Anda menginginkan tim Anda memenangkan pertandingan. Saking fokusnya, Anda akan merasakan bahwa pertandingan berlangsung cepat dan menegangkan. Setiap pemain memiliki peran spesifik dan penting, tujuannya satu; menang! Sepak bola adalah olahraga tim. Para penggemar sepak bola tahu, bahwa dalam setiap pertandingan diperlukan persiapan yang sangat rumit, tak heran jika ia tak bisa melepaskan pandangannya dari layar kaca. Daripada bosan menunggunya tegang saat menyaksikan timnya bertanding, cobalah ikut mendukung tim kesayangannya. Atau cobalah untuk kreatif bikin suasana seru dengan memanfaatkan keadaan yang ada.

Sepak bola mendukung persahabatan
Ya, tentu Anda pernah mendengar acara “nonton bareng sepak bola”. Kegiatan ini banyak digelar pada musim pertandingan piala dunia atau piala Champions (kejuaraan sepak bola antarklub di Eropa). Dalam acara-acara semacam ini para fans bisa bersatu dan membicarakan hal yang sama, tim kebanggaan mereka. Hal semacam ini bisa membuat seorang penggemar sangat bahagia, tak heran jika si dia betah nongkrong di sana berjam-jam, bahkan saat pertandingan sudah berakhir lama. Acara nonton bareng semacam ini memberikan kesempatan untuk si dia dan teman-temannya menyoraki atau mendukung sosok pemain yang jauh lebih cepat, lebih berotot, lebih kaya, dan lebih beruntung darinya. Pada saat-saat seperti ini, wajar jika Anda merasa tersisihkan dan tak diperhatikan.


Kalau menurut aku sih, analisanya boleh juga...
Jadi ya biarlah para pria dengan kesukaan sepakbolanya. Apalagi pacarku punya impian, "Suatu hari nanti, kalau ke luar negeri, negara pertama yang akan aku datangi adalah Spanyol, dan aku akan menginjakkan kaki ke Santiago Bernabeu..."
"Sama siapa?" aku menggodanya.
"Sama kamu donk.. Ayo bulan madu disana."
Selama impiannya masih positif, aku pasti bilang "Amiiiiinnn...."